Skang nie aku rasa aku dalam keadaan yang sangat marah.... hati aku ni rasanya dah nak meletop jer yang kata2 yang kesat yang bakal membuatkan insan lain terluka dia atas tindakan dan kelakuannya sendiri. tapi on the other hand mind aku plak kata sabar cik mimie... jangan cepat melatah... mungkin ada hikmahnya disebalik semua nie.. mungkin ini pengajaran di atas kesilanpan aku yang lalu... ntah aku pon dah pening bermain dengan diri aku sendiri....
Memang bemar aku sangat marahkan kawan aku ( layak lagi ker aku panggil di ni kawan??? ) yang sorang nie.. sangat marah!!! tapi aku tak tau kenapa aku masih bersabar dengan semua nie... kenapa la hati kata lain, minda kata lain dan gerak tubuh aku kata lain... hurmmmm sakitnya bila ada perasaan seperti ini...
Bila dikenang2 balika aper yang terjadi nie, buat aku rasa sedih...Namun ceritanya hampir sama dengan apa yang pernah aku alami satu masa dulu.Perasaan dan keadaan dimana amat tidak menyenangkan dan disenangi lansung...Ahhhh mencinya bila ada rebound balik dalam kehidupan!!!!
Tapi aku percaya itulah hukum karma yang aku sendiri terima diatas kesilapan aku yang lalu... Mungkin sekarang baru aku merasakannya... Jadi bila aku terkena sebegini hurmmmm ... tau tak mulanya dalam hati nie menyumpah2 dan aku mendoakan keburukan terjadi pada dirinya @ keluarnya... Namun hati manusia yang sering berubah2 nie membuatkan aku adakalnya beraalh dan menganggap semua ini sebagai satu pengajaran dalam aku mengenal perangai manusia di muka bumi ciptaan yang maha Esa ini.
Ahhhh tapi hati aku masih sakit dengan semuanya!!! apa yang perlu aku lakukan??? Marah macam orang gila kat dia??? Terus berdiam diri??? atau menunggu dia sedar kesilapannya???
Hmmmm aku ini hanya hambanNYA yang lemah dan selalu tewas dalam godaan syaitan. Jadi sebagai insan yang biasa aku rasa aku hanya mampu berdoa kepadaNYA supaya di balaskan @ dibalikan apa yang dia telah lakukan kepada aku kepada dirinya @ keturunannya,,, Aku tidak mampu berbuat lebih dari itu... Hanya mampu berdoa dan terus berdoa semoga semuanya akan selesai dengan baik dan pihak yang benar akan dibela...
Mungkin ada yang menganggap semua ini hanya mainan perasaan aku sendiri.. Namun sungguh aku amat percaya kepada ALLAH SWT dan hukum karmanya... Aku percaya jika kita berbuat baik kepada seseorang, kita akn mendapat balasan yang setimpal di masa hadapan, begitu juga jika kita mengainaya orang alin @ ada niat untuk mengambil kesempatan kepada orang lain, maka kita akan dibalas lebih teruk dari apa yang kita lakukan... Kenapa aku bercakap begini??? Kerana aku sudah melihatnya sendiri,,, Jadi hati2lah dengan apa yang kita niatkan dan lakukan supaya kita tidak mendapat karma yang buruk...
Aku pon manusia biasa biasa yang masih memperbaiki diri dari melakukan kesilapan.... Hmmm -_-
Tuesday, November 24, 2009
Friday, October 2, 2009
Lirik Lagu Angel - Atilia lyrics (Ost Talentime)
Angel
I have a dream of you I can't defined
You've been on my mind
Don't go
I feel lost without you by my side
Lost and on my own
Yeah I'm falling for an angel
Angel
Your brightest star is shining next to mine
Every night and day
You know
Stars exploded then they fade away
Then they fade away
Yeah I'm falling for an angel
Yeah I'm falling for an angel
Would you please be my babe
Come by and I lay you down
I'm loving when you say I love you too
Won't you please be my honey
I'm sorry that I let you down
Your eyes are breaking my heart in two
Break my heart in two
Angel
May the one above us keep you safe
Every night and day
If he knows
How I love the smile all on your face
When you are here to stay
Yeah I'm falling for an angel
Yeah I'm falling for an angel
I have a dream of you I can't defined
You've been on my mind
Don't go
I feel lost without you by my side
Lost and on my own
Yeah I'm falling for an angel
Angel
Your brightest star is shining next to mine
Every night and day
You know
Stars exploded then they fade away
Then they fade away
Yeah I'm falling for an angel
Yeah I'm falling for an angel
Would you please be my babe
Come by and I lay you down
I'm loving when you say I love you too
Won't you please be my honey
I'm sorry that I let you down
Your eyes are breaking my heart in two
Break my heart in two
Angel
May the one above us keep you safe
Every night and day
If he knows
How I love the smile all on your face
When you are here to stay
Yeah I'm falling for an angel
Yeah I'm falling for an angel
Thursday, October 1, 2009
TEMPER
Aagrhhhhhhhh nak jer rasanya aku menjerit pada telinga setiap orang yang mengganggu aku semalam. Kenapa perlu di risaukan aku yang keseorangan di sini. Bagilah aku ruang untuk diri aku sendiri. Aku BUKAN MILIK SESIAPA dan jangan cube samakan aku dengan pasangan –pasangan korang yang lain @ bekas pasangan korang.
Don’t expect me to understand u like your partner do & most of it DOESN’T EVER EXPECT I WILL TREAT U JUST LIKE WHAT U EXPECT ME TO BE!!!Remember this IM NOT YOURS!!!!
I need time for myself. Why everyone are DEMAND me to understand their problem n be sympathy with their life, DEMAND me to understand them like IM THEIR LOVE LIFE PARTNER, DEMNAD me to respect them while I DID NOT GET ANY OF IT FROM THEM… WTQ!!!
Hello kalu u boleh demand macam – macam salah ker kalau aku tak nak layan korang. Salah ker aku kalau aku perlu masa untuk diri aku sendiri. I don’t think that I need to be so UPDATE about MY PERSONAL life to you. Come on la do give some RESPCT to others PRIVACY and don’t question why they need time for themselves.
I’m so fade-up and tired with all this SHIT & I’m VERY upset with it.
Please la, I never ask you guys to understand me just like my parent do, enough if you can keep in your head that I am also a human that have feeling to take care of.
-SIGN OUT-
Don’t expect me to understand u like your partner do & most of it DOESN’T EVER EXPECT I WILL TREAT U JUST LIKE WHAT U EXPECT ME TO BE!!!Remember this IM NOT YOURS!!!!
I need time for myself. Why everyone are DEMAND me to understand their problem n be sympathy with their life, DEMAND me to understand them like IM THEIR LOVE LIFE PARTNER, DEMNAD me to respect them while I DID NOT GET ANY OF IT FROM THEM… WTQ!!!
Hello kalu u boleh demand macam – macam salah ker kalau aku tak nak layan korang. Salah ker aku kalau aku perlu masa untuk diri aku sendiri. I don’t think that I need to be so UPDATE about MY PERSONAL life to you. Come on la do give some RESPCT to others PRIVACY and don’t question why they need time for themselves.
I’m so fade-up and tired with all this SHIT & I’m VERY upset with it.
Please la, I never ask you guys to understand me just like my parent do, enough if you can keep in your head that I am also a human that have feeling to take care of.
-SIGN OUT-
Friday, September 25, 2009
alahai Mak....
Serabot... Hatiku runsing... ada sesuatu yang menggangu kotak fikiran ku kini. Entah kenapa hatiku runsing tentang sesuatu dan aku masih tidak dapat mentafsir apakah makna disebalik ini semua. Aku akui, sejak dari balik bercuti sempena raya tempoh hari aku banyak berfikir. Waktu itu apa yang aku risaukan hanyalah perihal kerja aku. Bilakah aku akan pergi meninggalkan tempat ini. Sudah tak sanggup rasanya aku tinggal walau sehari lagi di sini. Sudah tiada kedamaian yang aku boleh harapkan disini lagi. Perihal kerja baru ku ini benar-benar menggangu jiwaku kini. Ahhh kenapalah aku mesti mengunggu untuk mencari sebuah kepastian. Katakan sahaja agar segala gundah aku terhapus kini.
Aku dapat rasakan yang bukan hanya itu yang aku risaukan tika ini. Masih banyak pekara yang aku fikirkan. Raya. Raya kali nie hati ku bercampur baur. Tak pernah pernah aku rasakan perasaan sebegini sebelom ini. Inilah kali pertama ianya terjadi. Emak. Entah kenapa aku begitu risaukan soal emak sekarang ini. Mengenagkan dan mengetahui yang mereka bakal menunaikan haji pada bulan hadapan membuatkan aku merasa gundah dan risau yang amat sangat. Raya kali ini kelakuan emak aku rasakan aneh. Aku cuba melawan perasaan ku ini dan cuba untuk tidak memikirkannya namum aku tak boleh lari dari teringat akan setiap kelakuan mak.
Setahu aku, sepanjang aku hidup dan membesar dengan mak, mak adalah antara orang yang paling tak suka gambar dirinya dirakam baik di dalam video atau camera. Aku ingat lagi , aku pernah kena marah ngan mak sebab tangkap gambar dia dulu. Aku pon tak faham kenapa mak marah sangat gambarnya dirakamkan. tapi Syawal kali ini, emak la antara orang yang paling teruja untuk menangkap gambar keluarga dan gambar kami bersama sanak saudara yang lain. Aku tidak tahulah kalu pekara ini hanya biasa, cume bagi aku apa yang mak lakukan ini pelik. Bayangkan mak yang beria- ia suruh kami berkumpul pada raya ke 2 untuk tangkap gambar studio di kedai. Katanya untuk kenang- kenanngan. Malah setiap kali ada tetamu yang datang pasti mak menyuruh aku atau adik aku menangkap gambar untuk dijadikan kenangan mak. Ayatnya masih sama, untuk kenang-kenanngan mak ngan abah nanti.
Keduanya, setiap kali raya selalunya mak akan menjemput semua saudara mara datang makan dirumah dan makanan akan dihidangkan pada para tetamu. Berbeza dengan tahun ini, mak hanya buat buffet sahaja. katanya senang dan tak penat. Aku setuju tapi bila kebiasaan tu diubah dengan tiba - tiba aku rasakan ada yang tak kena. begitu jugak persiapan raya, tahun ini mak tak berbelanja sangat untuk persiapan raya. Semua kami adik beradik yang uruskan. mak hanya amsak rnedang untuk raya dan makanan pagi raya sahaja. dari bab lain kami yang uruskan. tapi part ini tak begitu menggangu aku kerana awal-awal lagi aku dah g tau mak yang tahun nie biar kami adik beradik yang uruskan persiapan raya.
raya kali ni mak lebih ceria dan tak habis-habis menyatakan hasratnya untuk bermenantu. Angah aku la menjadi mangsanya. mak benar-benar berharap agar angah berkawin dahulu dari kami semua. Angah pulak sama seperti aku masih tidak mempunyai sesiapa dan masih belom bersedia lagi. Mak siap nak mencarikan jodoh lagi untuk angah.
Bila aku kenang-kenang yang insyaallah mak dan abah bakal menunaikan haji tahun nie, aku tiba-tiba risau yang amat sangat. Aku tak minta pekara buruk terhadi dan aku mendoakan keselamatan mereka pergi dan pulang serta keberkatan mereka menunaikan haji.
Ya Allah hanyak kau yang maha mengetahui isi hatiku kini dan hanya kau yang mampu menentukan segalanya. Aku memohon kepadanmu agar kau selamamtkanlah perjalanan kedua orang tuaku ke tanah sucimu nanti. AMIN.
Aku dapat rasakan yang bukan hanya itu yang aku risaukan tika ini. Masih banyak pekara yang aku fikirkan. Raya. Raya kali nie hati ku bercampur baur. Tak pernah pernah aku rasakan perasaan sebegini sebelom ini. Inilah kali pertama ianya terjadi. Emak. Entah kenapa aku begitu risaukan soal emak sekarang ini. Mengenagkan dan mengetahui yang mereka bakal menunaikan haji pada bulan hadapan membuatkan aku merasa gundah dan risau yang amat sangat. Raya kali ini kelakuan emak aku rasakan aneh. Aku cuba melawan perasaan ku ini dan cuba untuk tidak memikirkannya namum aku tak boleh lari dari teringat akan setiap kelakuan mak.
Setahu aku, sepanjang aku hidup dan membesar dengan mak, mak adalah antara orang yang paling tak suka gambar dirinya dirakam baik di dalam video atau camera. Aku ingat lagi , aku pernah kena marah ngan mak sebab tangkap gambar dia dulu. Aku pon tak faham kenapa mak marah sangat gambarnya dirakamkan. tapi Syawal kali ini, emak la antara orang yang paling teruja untuk menangkap gambar keluarga dan gambar kami bersama sanak saudara yang lain. Aku tidak tahulah kalu pekara ini hanya biasa, cume bagi aku apa yang mak lakukan ini pelik. Bayangkan mak yang beria- ia suruh kami berkumpul pada raya ke 2 untuk tangkap gambar studio di kedai. Katanya untuk kenang- kenanngan. Malah setiap kali ada tetamu yang datang pasti mak menyuruh aku atau adik aku menangkap gambar untuk dijadikan kenangan mak. Ayatnya masih sama, untuk kenang-kenanngan mak ngan abah nanti.
Keduanya, setiap kali raya selalunya mak akan menjemput semua saudara mara datang makan dirumah dan makanan akan dihidangkan pada para tetamu. Berbeza dengan tahun ini, mak hanya buat buffet sahaja. katanya senang dan tak penat. Aku setuju tapi bila kebiasaan tu diubah dengan tiba - tiba aku rasakan ada yang tak kena. begitu jugak persiapan raya, tahun ini mak tak berbelanja sangat untuk persiapan raya. Semua kami adik beradik yang uruskan. mak hanya amsak rnedang untuk raya dan makanan pagi raya sahaja. dari bab lain kami yang uruskan. tapi part ini tak begitu menggangu aku kerana awal-awal lagi aku dah g tau mak yang tahun nie biar kami adik beradik yang uruskan persiapan raya.
raya kali ni mak lebih ceria dan tak habis-habis menyatakan hasratnya untuk bermenantu. Angah aku la menjadi mangsanya. mak benar-benar berharap agar angah berkawin dahulu dari kami semua. Angah pulak sama seperti aku masih tidak mempunyai sesiapa dan masih belom bersedia lagi. Mak siap nak mencarikan jodoh lagi untuk angah.
Bila aku kenang-kenang yang insyaallah mak dan abah bakal menunaikan haji tahun nie, aku tiba-tiba risau yang amat sangat. Aku tak minta pekara buruk terhadi dan aku mendoakan keselamatan mereka pergi dan pulang serta keberkatan mereka menunaikan haji.
Ya Allah hanyak kau yang maha mengetahui isi hatiku kini dan hanya kau yang mampu menentukan segalanya. Aku memohon kepadanmu agar kau selamamtkanlah perjalanan kedua orang tuaku ke tanah sucimu nanti. AMIN.
Monday, September 7, 2009
Kita kan kawan...
“Kita kan kawan…” ada apa denga kawan???
Hmm kusangkakan panas hingga kepetang rupanya mendung di tengah hari.... kisah ceritara yang ini mengisahkan tentang 2 hati yang baru nak bersatu tapi dikencam oleh banyak dugaan. Kepercayaan , mainan perasaan dan kejujuran dipertaruhkan dalam permainan ini. Perlawanan bukan berniat untuk mencari saipa juara, ia Cuma lebih kepada mencari sebuah jawapan yang hakiki tentang apa yang dilalui dan dirasai.
Kawan... boleh kita perolehi bila-bila sahaja dn dimana jua kita berada. Kwan baik? Seseorang yang kita rapat dan memberi kepercayaan yang bolah kata tinggi kepadanay. Kawan rapat... sesiapa sahaja yang sudah lama bersama kita dan setia dengan kita.. Kawan istimewa.... seseorang yang kita punya rasa getar yng sama seperti kta rasa..... Kawan tak baik... jangan la di ikuti dan di contohi...
Kawan sahaja??? Ada apa dengan kawan sahaja??? kalau betol namanya kawan kenapa harus ada cemburu ??? kalau benar hanya sekadar kawan kenapa boleh bersifat mengawal dan melindungi... kalau benar hanya sekadar kawan.... masakan ada yang sanggup berhemapas pulas untuk susah senang bersama...adakah semua kawan-kawan mu dilayan begitu????
Kawan.... katanya kita kan kawan... jika kawan kenapa ada yang terseksa??? Kenapa ada yang derita dan kenapa ada yang berduka... kalau kawan kenapa ada yang sanggup merana???
Rupanya hebat jugak pengaruh ”KAWAN” ni yer...
Ku lihat kekiri ada kawan... kulihat kekanan juga ada kawan... rasanya kalau ku terus mara kedepan atau aku mengundur kebelakang juga pasti akan ku temu jugak dengan kawan kan...
Entah la kawn.. hanya kau sahaja dapat menilai dirimu dan hanya kau dan yang Esa tahu apa agenda mu... namun sebagai seorang kawan aku ingin ingatkan... yang kita semua punya hati untuk dijaga...
Remunung-renungkan dan selamat berAMAL....
Hmm kusangkakan panas hingga kepetang rupanya mendung di tengah hari.... kisah ceritara yang ini mengisahkan tentang 2 hati yang baru nak bersatu tapi dikencam oleh banyak dugaan. Kepercayaan , mainan perasaan dan kejujuran dipertaruhkan dalam permainan ini. Perlawanan bukan berniat untuk mencari saipa juara, ia Cuma lebih kepada mencari sebuah jawapan yang hakiki tentang apa yang dilalui dan dirasai.
Kawan... boleh kita perolehi bila-bila sahaja dn dimana jua kita berada. Kwan baik? Seseorang yang kita rapat dan memberi kepercayaan yang bolah kata tinggi kepadanay. Kawan rapat... sesiapa sahaja yang sudah lama bersama kita dan setia dengan kita.. Kawan istimewa.... seseorang yang kita punya rasa getar yng sama seperti kta rasa..... Kawan tak baik... jangan la di ikuti dan di contohi...
Kawan sahaja??? Ada apa dengan kawan sahaja??? kalau betol namanya kawan kenapa harus ada cemburu ??? kalau benar hanya sekadar kawan kenapa boleh bersifat mengawal dan melindungi... kalau benar hanya sekadar kawan.... masakan ada yang sanggup berhemapas pulas untuk susah senang bersama...adakah semua kawan-kawan mu dilayan begitu????
Kawan.... katanya kita kan kawan... jika kawan kenapa ada yang terseksa??? Kenapa ada yang derita dan kenapa ada yang berduka... kalau kawan kenapa ada yang sanggup merana???
Rupanya hebat jugak pengaruh ”KAWAN” ni yer...
Ku lihat kekiri ada kawan... kulihat kekanan juga ada kawan... rasanya kalau ku terus mara kedepan atau aku mengundur kebelakang juga pasti akan ku temu jugak dengan kawan kan...
Entah la kawn.. hanya kau sahaja dapat menilai dirimu dan hanya kau dan yang Esa tahu apa agenda mu... namun sebagai seorang kawan aku ingin ingatkan... yang kita semua punya hati untuk dijaga...
Remunung-renungkan dan selamat berAMAL....
Saturday, August 29, 2009
Ramadan datang lagi...
Alhamdulillah hari ni masuk hari ke 8 kita semua berpuasa. Kepada yang berpuasa Selamat menuniakan ibadah puasa dan kepada yang uzur jangan lupa ganti balik nanti dan kepada yang memang sengaja malas nak puasa semoga anda suatu hari nanti anda akan mendapat sinar keinsafan di jalan yang benar.
Puasa kali ini aku berada jauh dari kawan-kawan dan keluarga. Pengalaman pertama berpuasa di perantauan tanpa insan tersayang di sisi tidak banyak bezanya dengan puasa – puasa sebelumnya. Kalau ada pon sekarang aku dah tak keluar merayap melepak di kedai makan sampai kol 3 pagi semata-mata nak sahur ngan boyfriends’ aku lagi, atau aku dah tidak dikejutkan bangun sahur dengan suara merdu mak aku lagi, aku dah tidak segairah dahulu untuk membeli keperluan raya seperti menempah baju bersama – sama kekasih hati atau sibuk menolong mak untuk menyediakan juadah berbuka. Sekarang aku cuma ada Izah, teman sebilik yang aku dah anggap sebagai adik aku sendiri.
Kehidupan di sini serba sedahana.Tiada apa yang memberatkan. Ibadah tarawikh aku lakukan seperti tahun-tahun sebelumnya cume sahur jer aku dah tak bangun untuk makan seperti dahulu lagi.
Ramadan banyak mengajar aku erti kesabaran dan kesyukuran. Semua perasaan marah , syakwasangka , ragu – ragu dan prasangka buruk aku tinggalkan disini. Aku juga berdoa agar ramadhan kali ini memberi aku kerahmatan yang berlipat kali ganda dari sebelumnya dan akan dapat menyucikan hati aku dari berperasangka buruk sesame manusia yang lain.
Sempat juga aku kembali ke kampong halaman aku di Slim untuk menyambut Ramadan pertama bersama keluargaku. Walaupon perjalanan dari Sg.rengit ke Slim memakan masa hampir 7 jam tapi alhamdulillah aku selamat sampai juga ke kampong halaman ku. Sahur pertama aku bersama keluargaku tahun ini mencuit kembali ingtan pertama aku sewaktu kecil dahulu. Meriah sungguh waktu tu. Kami ramai-ramai akan duduk di dapur untuk makan. Lauk yang mak masak pon banyak sebab kami ramai.
Selalunya waktu hari pertama sahur mak akan memasak lauk yang berasaskan ayam sebab nak umpan kitaorang supaya semangat berpuasa dan bersahur. Kemudian kami adik beradik dah mula bertanya pasal baju raya dan duit raya kepada abah. Abah hanya senum jer dan cakap puasa la dulu nanti abah belikan. Abah insan yang paling aku sayang kat muka bumi Allah ni tak pernah nak menghampakan permintaan anak-anaknya walau sekalipon. Terima kasih abah atas semuanya. Sekarang giliran akak pulak balas jasa abah yer.
Selalunya mak akan mula mencari kain untuk dibuat baju kurung seminggu selepas berpuasa. Waktu tu aku sedar mak ngan abah bukannya ada duit sangat pon, namun mereka tak pernah nak menjadikan itu alasan untuk tidak memenuhi tuntutan anak-anak mereka dan tanggungjawab mereka sebagai mak dan abah kepada kami semua. Bila dikenang-kenang besar sungguh pengorbanan mereka berdua. Aku tak rasa aku mempu membalasnya sebaik mana mereka pernah beri pada aku.
Suasana nak menjelang raya amat meriah. Waktu tu mak akan menyuruh kami semua mengemas rumah. Tempat utama yang akan dikemas ruang dapur,ruang tamu,bilik aku dan toilet. Aku ingat lagi macam mane suasana tu. Meriah sungguh. Memandangkan aku dulu duduk di quarters balai maka kemeriahannya sungguh luar biasa. Aku dapat lihat semua rumah di sekitar blok aku duduk tu melakukan pekara yang sama seperti keluarga aku sedang lakukan. Mengemas untuk memastikan tetamu berasa selesa di rumah menjelang raya nanti.Waktu tu masing-masing akan memasang lagu raya. Memang meriah. Ahhh rindunya aku pada zaman itu. 2, hari sebelom raya aku dah mula memasang langsir dan mak pon dah mula membeli barang basah untuk dibuat lemang,rendang dan lontong. Ni kira menu wajib tiap- tiap tahun la. Hihi
Abah memang teror masak lemang. Sapa yang tak rasa sila datang kerumah tok rasa yer. Hahahah. Mak plak memang teror masak rendang. Aku hanya teror makan jer. Tak susah pon nak datang kerumah Pak Deris (Abah) ngan Mak Idah (Mak) ni. Kuar jer tol Slim ambik susur ke kiri dan masuk simpang pertama selepas bus stand.Then terus naik ke atas dan cari rumah corner lot yang tiada pagar. hahahha
Bila dikenang-kenangkan semula kenangan tu buat aku tersedar seketika dimana aku berada sekarang dan siapa aku. Tak sangka sungguh sudah 24 tahun aku hidup di dunia ini. Sepanjang 24 tahun ini belum pernah sekali lagi pon lagi aku benar-benar berada sejauh ini dari keluargaku. Satu pengalaman yang menarik untuk aku simpan. Jika dulu aku tak sabar-sabar nak cepat menjadi dewasa kini aku mula merindui zaman kanak-kanak aku yang penuh dengan kegembiraan.
Buat abah dan mak, akak mintak maaf jika sepanjang akak membesar ni, akak banyak menyusahkan abah dan mak dengan kerenah akak yang macam-macam nie. Terima kasih kerana abah dan mak sempurna mendidik akak menjadi insan yang berguna.Akak tahu akak banyak menyusahkan abah dan mak selama ini, insyaallah jasa baik abah dan mak akak akan balas selagi nyawa dikandung badan.
Buat Ramadan, aku mengharapkan kerahmatan yang akan engkau limpahkan bagi umat yang berpuasa dan beribadat di dalam bulan kemuliaan mu ini. Semoga aku dan seluruh ahli keluargaku akan dirahmati. AMIN
Puasa kali ini aku berada jauh dari kawan-kawan dan keluarga. Pengalaman pertama berpuasa di perantauan tanpa insan tersayang di sisi tidak banyak bezanya dengan puasa – puasa sebelumnya. Kalau ada pon sekarang aku dah tak keluar merayap melepak di kedai makan sampai kol 3 pagi semata-mata nak sahur ngan boyfriends’ aku lagi, atau aku dah tidak dikejutkan bangun sahur dengan suara merdu mak aku lagi, aku dah tidak segairah dahulu untuk membeli keperluan raya seperti menempah baju bersama – sama kekasih hati atau sibuk menolong mak untuk menyediakan juadah berbuka. Sekarang aku cuma ada Izah, teman sebilik yang aku dah anggap sebagai adik aku sendiri.
Kehidupan di sini serba sedahana.Tiada apa yang memberatkan. Ibadah tarawikh aku lakukan seperti tahun-tahun sebelumnya cume sahur jer aku dah tak bangun untuk makan seperti dahulu lagi.
Ramadan banyak mengajar aku erti kesabaran dan kesyukuran. Semua perasaan marah , syakwasangka , ragu – ragu dan prasangka buruk aku tinggalkan disini. Aku juga berdoa agar ramadhan kali ini memberi aku kerahmatan yang berlipat kali ganda dari sebelumnya dan akan dapat menyucikan hati aku dari berperasangka buruk sesame manusia yang lain.
Sempat juga aku kembali ke kampong halaman aku di Slim untuk menyambut Ramadan pertama bersama keluargaku. Walaupon perjalanan dari Sg.rengit ke Slim memakan masa hampir 7 jam tapi alhamdulillah aku selamat sampai juga ke kampong halaman ku. Sahur pertama aku bersama keluargaku tahun ini mencuit kembali ingtan pertama aku sewaktu kecil dahulu. Meriah sungguh waktu tu. Kami ramai-ramai akan duduk di dapur untuk makan. Lauk yang mak masak pon banyak sebab kami ramai.
Selalunya waktu hari pertama sahur mak akan memasak lauk yang berasaskan ayam sebab nak umpan kitaorang supaya semangat berpuasa dan bersahur. Kemudian kami adik beradik dah mula bertanya pasal baju raya dan duit raya kepada abah. Abah hanya senum jer dan cakap puasa la dulu nanti abah belikan. Abah insan yang paling aku sayang kat muka bumi Allah ni tak pernah nak menghampakan permintaan anak-anaknya walau sekalipon. Terima kasih abah atas semuanya. Sekarang giliran akak pulak balas jasa abah yer.
Selalunya mak akan mula mencari kain untuk dibuat baju kurung seminggu selepas berpuasa. Waktu tu aku sedar mak ngan abah bukannya ada duit sangat pon, namun mereka tak pernah nak menjadikan itu alasan untuk tidak memenuhi tuntutan anak-anak mereka dan tanggungjawab mereka sebagai mak dan abah kepada kami semua. Bila dikenang-kenang besar sungguh pengorbanan mereka berdua. Aku tak rasa aku mempu membalasnya sebaik mana mereka pernah beri pada aku.
Suasana nak menjelang raya amat meriah. Waktu tu mak akan menyuruh kami semua mengemas rumah. Tempat utama yang akan dikemas ruang dapur,ruang tamu,bilik aku dan toilet. Aku ingat lagi macam mane suasana tu. Meriah sungguh. Memandangkan aku dulu duduk di quarters balai maka kemeriahannya sungguh luar biasa. Aku dapat lihat semua rumah di sekitar blok aku duduk tu melakukan pekara yang sama seperti keluarga aku sedang lakukan. Mengemas untuk memastikan tetamu berasa selesa di rumah menjelang raya nanti.Waktu tu masing-masing akan memasang lagu raya. Memang meriah. Ahhh rindunya aku pada zaman itu. 2, hari sebelom raya aku dah mula memasang langsir dan mak pon dah mula membeli barang basah untuk dibuat lemang,rendang dan lontong. Ni kira menu wajib tiap- tiap tahun la. Hihi
Abah memang teror masak lemang. Sapa yang tak rasa sila datang kerumah tok rasa yer. Hahahah. Mak plak memang teror masak rendang. Aku hanya teror makan jer. Tak susah pon nak datang kerumah Pak Deris (Abah) ngan Mak Idah (Mak) ni. Kuar jer tol Slim ambik susur ke kiri dan masuk simpang pertama selepas bus stand.Then terus naik ke atas dan cari rumah corner lot yang tiada pagar. hahahha
Bila dikenang-kenangkan semula kenangan tu buat aku tersedar seketika dimana aku berada sekarang dan siapa aku. Tak sangka sungguh sudah 24 tahun aku hidup di dunia ini. Sepanjang 24 tahun ini belum pernah sekali lagi pon lagi aku benar-benar berada sejauh ini dari keluargaku. Satu pengalaman yang menarik untuk aku simpan. Jika dulu aku tak sabar-sabar nak cepat menjadi dewasa kini aku mula merindui zaman kanak-kanak aku yang penuh dengan kegembiraan.
Buat abah dan mak, akak mintak maaf jika sepanjang akak membesar ni, akak banyak menyusahkan abah dan mak dengan kerenah akak yang macam-macam nie. Terima kasih kerana abah dan mak sempurna mendidik akak menjadi insan yang berguna.Akak tahu akak banyak menyusahkan abah dan mak selama ini, insyaallah jasa baik abah dan mak akak akan balas selagi nyawa dikandung badan.
Buat Ramadan, aku mengharapkan kerahmatan yang akan engkau limpahkan bagi umat yang berpuasa dan beribadat di dalam bulan kemuliaan mu ini. Semoga aku dan seluruh ahli keluargaku akan dirahmati. AMIN
Monday, August 24, 2009
Aku dan anak perantau
Ahad : 23.04.2009
Pagi ini tidorku dikejotkan dengan laungan suara mak ku yang memanggil aku dari dalam biliknya. Aku yang masih memelok bantal chomelku tersedar dan terus terjaga. Jarang sungguh aku terjaga kalau mak la yang panggil aku. Kalau abah tu yer la.. sebab sbah nyer aura tu buat aku cuak jer.. hihihi… Aku bangun sambil memelok bantalku dan eros ke bilik mak untuk bertanyakan soalan ”kenapa mak?” Rupanya mak Cuma nak tahu pukul berapa aku pulang pada hari itu. Setelah aku cakap selepas zohor aku masuk semula ke bilik aku yang betol-betol bersebelahan dengan bilik mak ngan abah. Mulanya aku mahu jer sambung tido aku ini tapi ntah kenapa rasa tak best plak dah bangun tido balik. Aku keluar semula untuk mendapatkan adik bongsuku yang chomel seperti afdlin shauki di ruang tamu. Kulihat dia masih lagi tido, nak ku kejot tak sampai hati la pulak. Aku kebilik semula lantas tuala mandi ku capai dan aku segera ke bilik air.
Setelah mandi aku lihat mak sudah pon bersiap-siap mahu ke pasar. Dah lama rasanya aku tidak kepasar basah ditempatku ini. Aku bersiap kerana aku mahu mengikuti emak dan abah ku ke pasar pagi tu.Oh yea adik perempuanku juga ikot sama kerana dia mahu mencari tudung ala ikin mawi. Aper-aper jer la asah janji kau happy.. ^_^
Setelah pulang dari pasar mak sudah mula memasak untuk lauk bekalan aku pada petang itu. Bila aku tanya ada aper yang boleh aku tolong emak hanya menjawab ”kemas aje baju kau tu nanti tak der la kelang kabot” hmmm mask nie masih seperti dulu... dia takkan kasi punya kau nie masak... cam ner la aku nak dapat resepi ai tangan dia cam nie... hmmm -_-
Selesai memasak mak memanggilku untuk menyuruh aku membungkus lauk-lauk yang dimasak tadi. Hmmmm sedapnya ada udang sambal,ada ayam goreng ada gulai ikan aper ntah,,,tapi aku Cuma ambik ayam dan smabal udang sahaja. Kemuadian mak pesan lagi suruh akau megambil agar-agar didalam peti ais yang dibuatnya semalam. Setelah semuanya aku siap bungkus mak cakap lagi ” akak nasi mak tak masak lagi, nanti akak beli la yer..: hmmm agak kecewa disitu.... -_-
Aku mengambil bus pukul 3 pada petang itu. Perjalanan yang hanya memakan masa 1 jam pon boleh buat aku terlelap sekejap kerana kepanasan. Tak lama pas tu aku sedar-sedar kau dah sampai pon di KL. ^_^ Aku berhenti di Masjed Jamek kerana ada benda yang perlu aku beli. Setelah bargasi dan lauk yang dibelakkan tadi aku simpan di loker MYDIN aku teros memulakan perjalanan ku untuk ke kedai buku yang terletak di hadapan SOGO. Aku cari Al-Quran buat temaku kerana dia memesan senaskah untuk dijadikan hantaran perkahwinannya yang bakal berlansong pada hujung bulan 10 ini. Setelah itu aku cari pula buku betajuk ”Rahsia Suami Isteri” untuk aku jadikan hadiah buat dirinya agar dia bersedia menempuh alam perkahwinan nanti.
Selesai membeli dan berjumpa dengan kawanku buat seketika, aku meneruskan mengambil bargasiku semula dan meneruskan perjalanan ke Steten LRT Star kerana aku perlu berada di Bandar Tasik Selatan selewat-lewatnya pukul 5.30petang. Dalam perjalanan itu sempat juga aku membeli kopiah untuk kuberi pada temanku disini.
Tren tiba tepat pada pukul 5.17 petang. Aku tiba lewat 5 minit dari masa yang dijanjikan. Aku kemudian menalifon warni bertanyakan dimana dia kerana aku perlu berjumpa dengan dia. Setelah lokasi dikesan aku segera pergi kearahnya. Mak dan adik-adiknya turut serta menemaninya pada petang itu. Setelah bersalaman kami membeli tiket KLIA transit ke Salak Tinggi kerana kami semua sudah berjanji untuk berjumpa dengan Cik Azim pada pukul 8 malam itu.Oleh kerana kami ini menumpang keretanya balik semula ke Yard maka kami sampai awal petang itu. Jam 6.30 petang akmi sudah tiba disitu. Yen masih tak tiba lagi.Maner la budak nie. Kejap lagi dah nak berbuka. Setelah abang kat situ kata dah boleh berbuka, aku ngan wani mengeluarkan bekalan kami dan makan disitu. Tapi kami hanya makanbuah dan agar-agar sahaja kerana kami masih menunggu Yen untuk berbuka sekali.
7.30 malam Yen sampai juga akhirnya. Setelah berborak serba sedikit kami mulakan makan kami malam itu. Yen juga mengeluarkan lauk yang dibawanya. Meriahlah kami 3 anak perantau duduk dikerusi stesen KLIA transit itu untuk berbuka. Selesai makan dan mencuci bekas yang dibawa,dan mengemas “Meja Makan” kami, tak lama lepas tu kereta Cik Azim pon sampai.
Perjalanan malam tu agak perlahan. Rupanya Cik Azim tak sihat. Dia demam. Patotlah dia bawak kereta perlahan jer malam itu. Kami berhenti di pagoh untuk seketika. Sambil duduk minum tak lama pas tu Cik Azim memberi cadangan untuk bermalam di Kulai kerana dia sudah tidak terdaya meneruskan perjalanan lagi. Memandangkan kami semua ini hanya menumpang jadi kami tak banyak ragam. Boleh ajer. Selesai check in Au, Warni dan yen tido dengan penuh rasa selesa. Nasib kali ini bantal chomelku aku bawak bersama jadi bila tido tu rasa best la sikit. ^_^
24.08.2009
Jam 430 am aku,bangun untuk mengejutkan warni bersahur. Tapi warni tido lagi. Aku pon tido la jugak. Tak lama pas tu Yen la yang mengejotkan ami berdua bangun bersahur. Baki lauk berbuka tadi kami keluarkan semula dan makan beramai – ramai. Setelah selesai kami mandi dan mengemas semula baju dan beg yang dicampak entah dimana malam tadi. Jam 530 am kami semua sudah berada dibawah lobi mengunggu cik azim tak turun-turun lagi. Setelah semuanya check out perjalanan dimulakan semula pada 540 am.
Hujan renyai pada pagi itu. Aku lihat yen dan warni dah tido, Aku masih terjaga hanya memerhatikan cik Azim memandu dalam keadaan yang agak merisaukan pagi itu. Lama aku terjaga ntah bila aku pon terlelap. Aku sedar semua aku sudah berada di Kota Tinggi. Aku lihat warni dan yen masih tido. Cik Azim pula masih memandu dalam keadaan perlahan pagi itu. Pagi itu aku lihat kereta tak banyak. Pemanduan Cik Azim dah menurun ke pada 93 km per jam semula. Aku lihat jam sudah makin hampir ke pukul 7 pagi. Dan kami masih didalam kereta. Lebih kurang pukul 720 pagi kami semua sampai di Office Ramunia. Beg dikeluarkan dari bonet kereta dan aku,yen dan warni jalan balik ke bilik kami. Aku dengan bantal chomelku nampak memukau orang lain pagi tu sampai ada yang bertanya baru nak lapor diri ker.. hahaha kelakar sungguh pak cik berbaju biru tu.
Hmmm tak sangka betol aku, dalam 24 tahun ni, inilah kali pertama aku makan berbuka puasa di stesen bertiga ngan kawan seperantau aku dan kali pertama sahur di bilik hotel yang lawa jugak la... Inilah yang dikatakan nasib perantau...huhuhu....haa lupa pulak bilik hotel tu aku tak kemas pon dan tak kasi diaorang kemas pasal ingat story cik raslan dan wife dia mengenai sikap menegmas bilik hotel tu... hihihihih
Well thats all for todays... arios….
Pagi ini tidorku dikejotkan dengan laungan suara mak ku yang memanggil aku dari dalam biliknya. Aku yang masih memelok bantal chomelku tersedar dan terus terjaga. Jarang sungguh aku terjaga kalau mak la yang panggil aku. Kalau abah tu yer la.. sebab sbah nyer aura tu buat aku cuak jer.. hihihi… Aku bangun sambil memelok bantalku dan eros ke bilik mak untuk bertanyakan soalan ”kenapa mak?” Rupanya mak Cuma nak tahu pukul berapa aku pulang pada hari itu. Setelah aku cakap selepas zohor aku masuk semula ke bilik aku yang betol-betol bersebelahan dengan bilik mak ngan abah. Mulanya aku mahu jer sambung tido aku ini tapi ntah kenapa rasa tak best plak dah bangun tido balik. Aku keluar semula untuk mendapatkan adik bongsuku yang chomel seperti afdlin shauki di ruang tamu. Kulihat dia masih lagi tido, nak ku kejot tak sampai hati la pulak. Aku kebilik semula lantas tuala mandi ku capai dan aku segera ke bilik air.
Setelah mandi aku lihat mak sudah pon bersiap-siap mahu ke pasar. Dah lama rasanya aku tidak kepasar basah ditempatku ini. Aku bersiap kerana aku mahu mengikuti emak dan abah ku ke pasar pagi tu.Oh yea adik perempuanku juga ikot sama kerana dia mahu mencari tudung ala ikin mawi. Aper-aper jer la asah janji kau happy.. ^_^
Setelah pulang dari pasar mak sudah mula memasak untuk lauk bekalan aku pada petang itu. Bila aku tanya ada aper yang boleh aku tolong emak hanya menjawab ”kemas aje baju kau tu nanti tak der la kelang kabot” hmmm mask nie masih seperti dulu... dia takkan kasi punya kau nie masak... cam ner la aku nak dapat resepi ai tangan dia cam nie... hmmm -_-
Selesai memasak mak memanggilku untuk menyuruh aku membungkus lauk-lauk yang dimasak tadi. Hmmmm sedapnya ada udang sambal,ada ayam goreng ada gulai ikan aper ntah,,,tapi aku Cuma ambik ayam dan smabal udang sahaja. Kemuadian mak pesan lagi suruh akau megambil agar-agar didalam peti ais yang dibuatnya semalam. Setelah semuanya aku siap bungkus mak cakap lagi ” akak nasi mak tak masak lagi, nanti akak beli la yer..: hmmm agak kecewa disitu.... -_-
Aku mengambil bus pukul 3 pada petang itu. Perjalanan yang hanya memakan masa 1 jam pon boleh buat aku terlelap sekejap kerana kepanasan. Tak lama pas tu aku sedar-sedar kau dah sampai pon di KL. ^_^ Aku berhenti di Masjed Jamek kerana ada benda yang perlu aku beli. Setelah bargasi dan lauk yang dibelakkan tadi aku simpan di loker MYDIN aku teros memulakan perjalanan ku untuk ke kedai buku yang terletak di hadapan SOGO. Aku cari Al-Quran buat temaku kerana dia memesan senaskah untuk dijadikan hantaran perkahwinannya yang bakal berlansong pada hujung bulan 10 ini. Setelah itu aku cari pula buku betajuk ”Rahsia Suami Isteri” untuk aku jadikan hadiah buat dirinya agar dia bersedia menempuh alam perkahwinan nanti.
Selesai membeli dan berjumpa dengan kawanku buat seketika, aku meneruskan mengambil bargasiku semula dan meneruskan perjalanan ke Steten LRT Star kerana aku perlu berada di Bandar Tasik Selatan selewat-lewatnya pukul 5.30petang. Dalam perjalanan itu sempat juga aku membeli kopiah untuk kuberi pada temanku disini.
Tren tiba tepat pada pukul 5.17 petang. Aku tiba lewat 5 minit dari masa yang dijanjikan. Aku kemudian menalifon warni bertanyakan dimana dia kerana aku perlu berjumpa dengan dia. Setelah lokasi dikesan aku segera pergi kearahnya. Mak dan adik-adiknya turut serta menemaninya pada petang itu. Setelah bersalaman kami membeli tiket KLIA transit ke Salak Tinggi kerana kami semua sudah berjanji untuk berjumpa dengan Cik Azim pada pukul 8 malam itu.Oleh kerana kami ini menumpang keretanya balik semula ke Yard maka kami sampai awal petang itu. Jam 6.30 petang akmi sudah tiba disitu. Yen masih tak tiba lagi.Maner la budak nie. Kejap lagi dah nak berbuka. Setelah abang kat situ kata dah boleh berbuka, aku ngan wani mengeluarkan bekalan kami dan makan disitu. Tapi kami hanya makanbuah dan agar-agar sahaja kerana kami masih menunggu Yen untuk berbuka sekali.
7.30 malam Yen sampai juga akhirnya. Setelah berborak serba sedikit kami mulakan makan kami malam itu. Yen juga mengeluarkan lauk yang dibawanya. Meriahlah kami 3 anak perantau duduk dikerusi stesen KLIA transit itu untuk berbuka. Selesai makan dan mencuci bekas yang dibawa,dan mengemas “Meja Makan” kami, tak lama lepas tu kereta Cik Azim pon sampai.
Perjalanan malam tu agak perlahan. Rupanya Cik Azim tak sihat. Dia demam. Patotlah dia bawak kereta perlahan jer malam itu. Kami berhenti di pagoh untuk seketika. Sambil duduk minum tak lama pas tu Cik Azim memberi cadangan untuk bermalam di Kulai kerana dia sudah tidak terdaya meneruskan perjalanan lagi. Memandangkan kami semua ini hanya menumpang jadi kami tak banyak ragam. Boleh ajer. Selesai check in Au, Warni dan yen tido dengan penuh rasa selesa. Nasib kali ini bantal chomelku aku bawak bersama jadi bila tido tu rasa best la sikit. ^_^
24.08.2009
Jam 430 am aku,bangun untuk mengejutkan warni bersahur. Tapi warni tido lagi. Aku pon tido la jugak. Tak lama pas tu Yen la yang mengejotkan ami berdua bangun bersahur. Baki lauk berbuka tadi kami keluarkan semula dan makan beramai – ramai. Setelah selesai kami mandi dan mengemas semula baju dan beg yang dicampak entah dimana malam tadi. Jam 530 am kami semua sudah berada dibawah lobi mengunggu cik azim tak turun-turun lagi. Setelah semuanya check out perjalanan dimulakan semula pada 540 am.
Hujan renyai pada pagi itu. Aku lihat yen dan warni dah tido, Aku masih terjaga hanya memerhatikan cik Azim memandu dalam keadaan yang agak merisaukan pagi itu. Lama aku terjaga ntah bila aku pon terlelap. Aku sedar semua aku sudah berada di Kota Tinggi. Aku lihat warni dan yen masih tido. Cik Azim pula masih memandu dalam keadaan perlahan pagi itu. Pagi itu aku lihat kereta tak banyak. Pemanduan Cik Azim dah menurun ke pada 93 km per jam semula. Aku lihat jam sudah makin hampir ke pukul 7 pagi. Dan kami masih didalam kereta. Lebih kurang pukul 720 pagi kami semua sampai di Office Ramunia. Beg dikeluarkan dari bonet kereta dan aku,yen dan warni jalan balik ke bilik kami. Aku dengan bantal chomelku nampak memukau orang lain pagi tu sampai ada yang bertanya baru nak lapor diri ker.. hahaha kelakar sungguh pak cik berbaju biru tu.
Hmmm tak sangka betol aku, dalam 24 tahun ni, inilah kali pertama aku makan berbuka puasa di stesen bertiga ngan kawan seperantau aku dan kali pertama sahur di bilik hotel yang lawa jugak la... Inilah yang dikatakan nasib perantau...huhuhu....haa lupa pulak bilik hotel tu aku tak kemas pon dan tak kasi diaorang kemas pasal ingat story cik raslan dan wife dia mengenai sikap menegmas bilik hotel tu... hihihihih
Well thats all for todays... arios….
Subscribe to:
Posts (Atom)
